WHAT'S NEW?
Loading...

Glukosa Energi Madu


Agar lebih mudah memahami glukosa (glucose), sebaiknya Anda lebih dulu mengenal karbohidrat. Karbohidrat dikenal sebagai salah satu senyawa organik, selain lemak, protein, dan vitamin. Senyawa organik ini terdiri dari atom karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Ketika Anda tahu komposisinya, pasti sudah kebayang apa fungsinya.

Glukosa masuk dalam golongan monosakarida, yaitu jenis karbohidrat yang paling sederhana dan tidak bisa diuraikan dan dibagi lagi menjadi golongan yang lebih kecil. Sehingga glukosa juga disebut sebagai gula sederhana.

Glukosa yang mana menjadi kandungan dari nektar merupakan hasil utama dari fotosintesis. Yaitu pembuatan makanan oleh tumbuhan hijau di daun. Ini pelajaran SD lho, pasti tahu. Bagaimana tumbuhan mengejar cahaya matahari untuk fotosintesis.

Prosesnya adalah mengubah energi matahari, air, dan zat hijau daun atau klorofil, dan karbondioksida menjadi oksigen dan gula atau dikenal juga dengan glukosa.

Fotosintesis menghasilkan juga menghasilkan oksigen yang dihembuskan ke udara bebas. Sehingga tumbuh-tumbuhan hijau memiliki fungsi sebagai paru-paru bagi dunia, karena menyediakan oksigen untuk semua makhluk hidup.

Nah sisa masakan yang berupa glukosa tersebut dialirkan ke seluruh tubuh tanaman melalui floem untuk mendukung pertumbuhan, pembentukan bunga, dan pengembangan buah. Akhirnya glukosa aka nada ada daun buah yang kita konsumsi. Maka disebut dengan gula alami. Manis dan berenergi.

Peran Glukosa bagi Manusia

Sama seperti tumbuhan, manusia membutuhkan glukose setiap harinya. Ini didapatkan mereka dari makanan dan minuman, seperti nasi, roti, pisang, atau jus mangga. Peran utama dari glukosa bagi manusia adalah sebagai sumber energi.

Setelah makan, tubuh akan memecah gula sederhana tersebut untuk menghasilkan molekul berenergi tinggi yang disebut dengan adenosine triphosphate (ATP). Maka beberapa minuman berenergi memiliki komposisi glukosa yang menghasilkan energi, namun buatan.

Hampir semua sel di dalam tubuh mengandalkan glucose sebagai bahan bakarnya. Mulai dari sel otak dan saraf, sel darah merah, sel dalam ginjal, otot, dan beberapa sel retina dan lensa mata.

Selain sebagai sumber energi, glukosa juga diperlukan bagi sel-sel tubuh untuk dapat bekerja secara normal. Pada jalur pentosa, gula sederhana ini akan digunakan untuk menghasilkan ribosa, yang nantinya digunakan untuk pembentukan ribonucleic acid (RNA), deoxyribonucleic acid (DNA), dan nicotinamide adenine dinucleotide acid (NADPH).


RNA dan DNA ini merupakan komponen penting untuk sintesis protein. Sementara NADPH adalah komponen penting untuk sintesis asam lemak.

Di jaringan otak, glukosa adalah sumber energi utama. Gula sederhana ini juga merupakan bahan baku untuk sintesis senyawa alfa ketoglutarat yang penting untuk proses eliminasi racun amoniak yang sangat berbahaya bagi sel saraf. Selain itu, glukosa juga penting sebagai dasar untuk sintesis neurotransmitter yang penting untuk komunikasi antarsel saraf.

Sel Darah, Glukosa, dan Madu

Peran penting glukosa tidak hanya itu saja. Bagi sel darah merah, gula alami ini juga diperlukan untuk sintesis senyawa biphosphogliserat. Senyawa ini ternyata amat penting untuk proses pelepasan oksigen dari hemoglobin ke jaringan tubuh.

Sel darah merah pun memerlukan gula sederhana ini sebagai pelindung dari serangan radikal bebas yang merusak kesehatan jaringan dan organ tubuh. Bisa dibayangkan, madu yang mengandung glukosa alami akan memiliki energi yang cukup tinggi. Sehingga bisa menghasilkan banyak manfaat bagi manusia.

Sehingga siapapun yang meminum madu, akan merasakan glukosa alami dari nektar yang sudah dikumpulkan oleh lebah dan diubah menjadi madu yang istimewa.

sumber: banyak copas dari hellosehat.com

0 komentar:

Posting Komentar