WHAT'S NEW?
Loading...

Fakta Madu untuk Penderita Diabetes


Madu semakin populer di kalangan masyarakat. Bahkan sekarang hampir di setiap kota sudah ada toko yang khusus menjual madu. Konsumsi madu di masyarakat pun meningkat. Kesadaran bahwa madu sebagai nutrisi Kesehatan cukup tinggi.

Namun demikian ada yang sering bertanya, amankah madu untuk penderita diabetes. Apalagi madu memiliki sifat manis dan mengandung glukosa. Pada kesempatan kali ini kami akan mengulas fakta madu untuk penderita diabetes kompilasi dari artikel di internet.

Madu untuk Penderita Diabetes

Diabetes melitus (DM) adalah penyakit di mana tinggi nya kadar gula dalam darah. Penyakit ini terjadi karena dua faktor. Pertama karena kelainan atau bawaan dari lahir. Kedua terjadi saat dewasa yang berhubungan dengan pola hidup.

Kenapa kadar gula dalam darah tinggi pada penderita diabetes? Itu karena adanya kegagalan atau kekurangan hormon insulin dalam tubuh, karena hormon ini yang mengatur kadar gula darah. Kalau telah terjadi keseimbangan insulin maka tubuh harus bisa mengontrol nya (detik.com).

Pasien diabetes disarankan untuk mengendalikan asupan karbohidrat dan gula, teman-teman. Karena ketika mengkonsumsi segala hal yang berkaitan dengan aspek tersebut, sudah bisa dipastikan kadar gula dalam tubuh akan naik. Imbasnya buruk bagi tubuh.

Madu Mempengaruhi Kadar Gula 

Yuk, kita cari tahu bagaimana madu memengaruhi kadar gula darah dan apakah madu aman untuk pasien diabetes. Karena dari hal inilah kita mengetahui apakah madu bisa bermanfaat bagi penderita diabetes atau sebaliknhya.

Madu sendiri terbuat dari nektar yang berasal dari bunga, kemudian diproses olah serangga seperti jenis lebah dan tawon tertentu. Nektar ini terbuat dari zat gula sukrosa, air, dan kandungan lainnya. Nektar mengandung 80 persen karbohidrat dan 20 persen air. Saat lebah memproses nektar untuk dijadikan madu, kandungan airnya berkurang.

Madu mengandung gula alami dan karbohidrat, sehingga secara alami mengonsumsi madu juga memengarui kadar gula dalam darah. Namun, jika dibandingkan dengan gula, dampak madu terhadap kenaikan kadar gula dalam darah lebih kecil.

Menurut sebuah penelitian, pada pasien diabetes, madu memengaruhi kenaikan kadar gula darah 30 menit setelah dikonsumsi. Namun, kemudian kadar gula darah itu menurun dan tetap rendah selama dua jam.

Peneliti menyimpulkan bahwa tidak seperti gula, madu kemungkinan menaikkan kadar hormon insulin yang dibutuhkan pasien diabetes untuk mengendalikan gula darah. Namun, penelitian tentang ini masih harus dilakukan, teman-teman.


Madu memiliki kemampuan untuk meningkatkan kadar insulin dan mengendalikan kadar gula, serta memiliki kandungan antioksidan dan antiperadangan yang baik untuk mengurangi risiko komplikasi.

Tapi ingat bahwa memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan gula, sehingga jika ingin menggantikan gula dengan madu, porsinya bisa lebih sedikit.

Manfaat Madu bagi Penderita Diabetes

Meski memiliki manfaat kesehatan, madu tetap memengaruhi kadar gula darah sehingga lebih baik dikonsumsi secukupnya oleh pasien diabetes. Kemudian lebih baik pasien diabetes mengonsumsi madu asli, kecuali seseorang yang memiliki kekebalan tubuh yang rendah, yang lebih baik mengonsumsi madu dengan proses pasteurisasi.

Berbagai penelitian menunjukkan hasil yang berbeda-beda mengenai kontrol gula darah penderita diabetes dengan mengkonsumsi madu. Sebagian menunjukkan bahwa madu dapat menurunkan kadar gula darah, sebagian menunjukkan tidak memiliki pengaruh yang bermakna dan sebagian lainnya menunjukkan peningkatan kadar gula darah pada konsumsi dosis tertentu.

Variasi ini mungkin saja disebabkan karena banyaknya jenis variasi madu yang dihasilkan diberbagai tempat yang berbeda secara geografis, sumber nektar, spesies lebah serta cara pengolahan madu seperti yang telah dibahas diatas.

Disarankan untuk mengkonsumsi madu asli yang murni, bukannya madu palsu dengan campuran bahan lainnya. Madu murni memiliki aroma yang ringan dan halus serta tidak dapat larut dalam air, sedangkan madu tidak murni baunya asam dan dapat larut dalam air.


Kesimpulan dan Saran Madu untuk Diabetes

Dari beragam artikel yang sudah kami sadur, dari detik.com, bobo.id dan juga lainnya, kami menyimpulkan bahwa jika Anda ingin terhindar dari penyakit diabetes namun tetap ingin mengkonsumsi yang manis-manis, saran kami konsumsilah madu sebaik-baiknya.

Karena setiap orang yang sehat hanya dianjurkan konsumsi gula maksimal satu hari 8-9 sendok teh. Coba setiap hari dihitung, pasti lebih. Karena kita memang terbiasa hidup dengan yang manis-manis. Minum teh, kopi, masak juga memakai gula. Maka madu menjadi alternatif yang terbaik.

Namun jika Anda sudah diketahui menderita diabetes, meskipun madu memiliki manfaat, maka disarankan mengkonsumsi sedikit saja. Jangan banyak-banyak. Apalagi jika kadar gula dalam darah sudah sangat tinggi, maka sangat disarankan jangan mengkonsumsi madu berlebihan.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi yang ingin tahu segala hal tentang madu, terutama madu obat Kesehatan.

0 komentar:

Posting Komentar