WHAT'S NEW?
Loading...

5 Perbedaan Madu dan Gula Yang Aneh


Madu vs Gula. Kedua pemanis mengandung glukosa dan fruktosa. Secara sifat sama. Namun demikian kita harus tahu perbedaan keduanya agar bisa mendapatkan manfaat optimal dari masing-masing.

Oleh sebab itu berikut kami sajikan perbedaan madu dan gula bagi Anda yang ingin mengkonsumsinya. Terutama dari sisi manfaat, dan kandungannya bagi kesehatan, karena selama ini madu dikenal tidak hanya sebagai pemanis, tapi juga obat untuk kesehatan, madu obat.

Perbedaan Kandungan Madu dan Gula

Pertama perbedaan Madu sama Gula. Satu sendok makan gula pasir atau sukrosa mengandung 46 kalori, sedangkan satu sendok makan madu pemanis alami memiliki 64 kalori. Artinya yang dikandung lebih banyak madu daripada gula.

Namun demikian meskipun madu mungkin memiliki lebih banyak kalori, kita sebenarnya harus menggunakan lebih sedikit karena lebih manis daripada gula pasir. Oleh sebab itu secara penggunaan, madu lebih irit, tapi secara uang madu lebih boros, karena harganya lebih mahal dari gula. Hehehe.

Sedangkan kalori adalah adalah jumlah energi yang Anda dapatkan dari makanan dan minuman, atau energi yang kita bakar melalui aktivitas sehari-hari. Maka energi yang kita dapatkan lebih sedikit. Tapi ada fakta lain mengapa madu lebih sehat.

Madu Diserap Aliran Darah

Gula pasir adalah sukrosa, yang terdiri dari dua molekul yang terikat bersama. Ketika kita makan gula pasir, perut kita harus menggunakan enzim sendiri untuk memisahkan molekul sebelum kita dapat menggunakan energi gula. Sehingga perlu usaha khusus dalam tubuh untuk mendapatkan manfaat dari gula.

Berbeda dengan madu, lebah telah menambahkan enzim khusus ke nektar yang membagi sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa – dua gula sederhana. Artinya tidak perlu usaha khusus dari tubuh untuk mendapatkan manfaat dari madu. Imbasnya tubuh kita dapat menyerap secara langsung.

Oleh karena itu, madu vs gula, madu memiliki Indeks Glikemik (GI) yang lebih sehat yang mengukur dampak negatif dari makanan tertentu pada tingkat glukosa darah. Semakin rendah peringkat GI, semakin lambat penyerapan dan infus gula ke dalam aliran darah dan karenanya proses pencernaan yang lebih bertahap dan lebih sehat (Indeks Glikemik). Maka pada aspek ini kita tahu jika madu jauh lebih bermanfaat daripada gula.


Nutrisi Madu Lebih Besar dari Gula

Tidak seperti madu, gula pasir kekurangan mineral dan vitamin (karena itu sering disebut kalori kosong), gula pasir memanfaatkan nutrisi tubuh untuk dimetabolisme ke dalam sistem.

Ketika semua nutrisi ini habis, metabolisme kolesterol dan asam lemak yang tidak diinginkan terhambat, berkontribusi pada kolesterol yang lebih tinggi dan meningkatkan obesitas karena asam lemak yang lebih tinggi pada organ dan jaringan.

Itulah sebabnya tidak jarang orang gemuk menderita kekurangan gizi dan banyak masalah kesehatan lainnya. Dan bisa dilihat, orang gemuk suka mengkonsumsi makanan-makanan yang manis yang justru memperburuk keadaan.

Perbedaan Rasa Madu dan Gula

Selain perbedaan nutrisi, saya merasa gula tidak akan pernah bisa bersaing dengan madu. Meski sama-sama manis, madu memiliki rasa yang unik yang bisa sangat berguna dan unggul di banyak makanan dan minuman. Rasanya sangat khas sekali. Jika kita penikmat kuliner, akan mengetahui kekayaan rasa madu.

Rangkaian varietas bunga madu begitu luas sehingga mengalami sendiri keunikan masing-masing varietas dan mampu menyesuaikan setiap varietas untuk mengeksploitasi setiap kemungkinan untuk melengkapi dan meningkatkan rasa berbagai jenis makanan menjadi sesuatu yang unik. Oleh sebab itu madu sangat istimewa.

Perbedaan Vitamin Madu dan Gula

Di samping itu, dikutip dari Republika madu memiliki keunggulan dari lebah berupa 'peninggalan' yang didapatkan lebah saat pergi dari satu tanaman ke tanaman lain. Dan kita menyadari bahwa setiap bunga yang dihinggapi lebah memiliki kandungan manfaat, vitamin dan lain sebagainya yang berbeda-beda.

'Peninggalan' ini akan sangat bergantung pada daerah asal madu. 'Peninggalan' lebah ini membuat madu mengandung mineral seperti zat seng atau selenium dan juga vitamin meski dalam jumlah yang tak banyak.

Madu tidak mudah rusak. Oleh karena itu, madu tidak mengandung pengawet atau pun zat yang menyebabkan adiksi. Sehingga orang seringkali mengkonsumsi rutin madu bukan karena ketagihan, tapi lebih banyak karena dorongan kesehatan, atau bahkan menganggap sebagai madu obat.

Inilah beberapa perbedaan madu dan gula yang bisa dijadikan pertimbangan mengapa madu lebih sehat dan berharga dibanding gula

https://www.nectarstory.com/madu-vs-gula/ https://republika.co.id/

0 komentar:

Posting Komentar