WHAT'S NEW?
Loading...
Di masa pandemi, madu menjadi salah satu nutrisi alami yang paling dicari. Bahkan di Google Trends, madu mencari kata yang volume pencariannya naik selama masa covid-19. Dari yang biasanya hanya 70 kali sehari, menjadi 100 sehari. Ini tergolong peningkatan yang tinggi.

Di zaman serba instan ini salah satu masalah kesehatan yang paling umum terjadi adalah susah buang air besar (BAB). Memang masalahnya kompleks, dari pola hidup yang jarang olah raga, hingga pola makan yang menyukai serba instan.

Madu ketika dicampur dengan satu hal lain akan memiliki tambahan fungsi atau yang lainnya. Contohnya adalah madu kecerdasan. Ini bukan nama, tapi memang madu yang menurut produsennya bisa meningkatkan kecerdasan anak.
madu mengandung gas
Pixabay
Anda pasti sering menemukan kemasan madu yang menggelembung, atau ketika tutup botol madu dibuka seperti mengeluarkan gas. Semakin lama gas itu bertambah banyak. Pertanyaan paling sering muncul adalah, apakah madu tersebut asli atau tidak?

Kadar air madu selalu diperhatikan oleh banyak konsumen setia madu. Biasanya ada yang menemukan madunya sangat kental, dikira banyak gula. Ada juga yang merasakan madunya sangat encer dikira dicampur air.

Oleh sebab itu harus diketahui beberapa hal terkait kadar air madu, terutama adalah madu Indonesia. Karena berbeda lokasi akan berbeda pula kadar madunya. Tulisan ini banyak mengambil dari journal unair yang ditulis oleh Devyana Dyah Wulandari. 

Standard Kadar Air Madu 

Perlu diketahui bahwa ada standard kadar air yang dimiliki oleh negara. Indonesia memilikinya. Menurut SNI, 2004, kadar airnya sebesar 22%. Ini banyak loh. Jadi tidak akan mungkin sangat kental jika kadar airnya di atas 20%. 

Bandingkan dengan kadar air yang diterapkan oleh WHO, sekitar 18%. Ini termasuk kental. Sehingga kalau madu tersebut dituang netesnya lebih lama dari standard yang diterapkan oleh Indonesia. Sehingga kalau Anda menemukan madu impor, hampir bisa dipastikan kental. Karena memang ada standard yang harus diikuti. Seperti madu Syifa, kental, madu Australia juga demikian. Tidak seperti Indonesia, lebih encer. 

Nah masalahnya, tidak berarti yang encer itu tidak asli. Itu juga asli. Namun berbeda daerah, berbeda negara, akan menghasilkan kualitas madu yang berbeda. 

Faktor Mempengaruhi Kadar Air Madu 

Paling utama yang mempengaruhi kadar air madu adalah kelembaban lingkungan sarang madu tersebut. Jika kelembabannya tinggi, maka bisa dipastikan kadar airnya juga akan tinggi. Karena sifat madu adalah higroskopis, mudah menyerap air. 

Itulah mengapa kadar air madu Indonesia lebih tinggi dari negara lainnya. Kelembaban relative Indonesia di angka 60% hingga 90%. Sehingga berpengarung pada kadar air yang berkisar 18-33% (sihombing 2005), itulah mengapa ada madu di Indonesia sangat encer sekali. 

Memang kadar air madu Indonesia tinggi jika asli tanpa proses. Perbedaan yang mencolok bisa dilihat antara madu ternak dan madu hutan. Madu hutan sudah bisa dipastikan memiliki kelembaban yang lebih tinggi dari wilayah peternakan. Anda bisa melihat kalau madu membeli madu hutan lebih encer. 

Faktor lain adalah masa panen. Madu yang dipanen pada usia tua akan memiliki kadar air yang lebih sedikit daripada yang dipanen di usia muda. Semakin lama madu dalam sarang lebah maka akan menghasilkan penguapan kadar air yang mendekati sempurna. 

Efek Samping Kadar Air Madu 

Madu yang memiliki kadar air tinggi dan rendah ternyata bisa berakibat fatal lho. Madu yang kadar airnya rendah akan menghasilkan madu yang tahan lama untuk disimpan. Sedangkan madu yang memiliki kadar air tinggi akan mudah rusak. 

Maka biasanya pengelola madu, atau produsen madu menggunakan alat untuk mengurangi kadar air di madu. Seperti yang dilakukan oleh UGM. Yang mengembangkan alat Honey Bee Dryer. Inilah mengapa jika ada madu kental, terutama dari Indonesia itu artinya sudah melewati proses penguapan. 

Sedangkan persoalan keaslian, semuanya asli karena dipengaruhi oleh kelembaban udara yang ada di Indonesia. Selamat meminum madu.

manfaat minum madu saat puasa Ramadhan

Jika Anda berpuasa, maka ada tips sederhana terkait madu yang bisa membuat puasa Anda lebih berkualitas. Terutama untuk stamina selama seharian menjalankan ibadah puasa.
Kali ini kami akan mengulas bagaimana mengkonsumsi madu selama bulan puasa. Terutama di waktu sahur dan berbuka agar tubuh tetap fit seharian. Apalagi madu merupakan suplemen alami yang berasal dari alam yang bisa kita nikmati dengan beragam macam manfaat.

Cara Konsumsi Madu di Bulan Puasa

Cara mengkonsumsi madu di bulan puasa yang paling mudah dan bermanfaat adalah campur dengan air hangat. Bukan air panas atau dingin. Air hangat diketahui sangat baik untuk tubuh karena memiliki sifat yang sama dengan suhu badan yang dimiliki.
Kalau ditanya berapa kehangatan yang ideal, sekitar 30% celcius. Artinya tidak sampai panas sekali. Cukup hangat-hangat kecil saja.
Kemudian larutkan satu sendok atau dua sendok teh madu ke dalam gelas berisi air hangat tersebut. Gunakan madu yang asli, bisa kaliandra, sumbawa, madu hutan odeng, atau selainnya. Jika menggunakan madu Asli akan membuat manfaatnya besar.
Caranya minum di waktu sahur satu gelas. Di waktu berbuka satu gelas. Yang baik, karena madu mengandung enzim, maka minum sebelum makan. Sedangkan di waktu buka, jangan diminum ketika langsung berbuka. Makan kurma terlebih dahulu ketika awal berbuka. Kemudian minum segelas air hangat yang sudah dicampur madu.

Manfaat Minum Madu di Bulan Puasa

Jika Anda rutin meminum madu di bulan puasa, terutama di waktu sahur dan berbuka puasa. Maka beberapa manfaat ini akan Anda dapatkan.

1.    Memberikan Cukup Energi Seharian Berpuasa.

Sudah menjadi rahasia umum jika madu mengandung glukosa alami, yang artinya adalah aman untuk tubuh namun menghasilkan energi yang besar. Sehingga bagus jika madu dikonsumsi di bulan puasa.
Selanjutnya madu juga mengandung karbohidrat, di setiap 100gram madu, sekitar 80gram adalah karbohidrat yang baik untuk tubuh. Sehingga menghasilkan sumber kekuatan untuk aktivitas seharian.
Tapi dengan catatan, akan lebih bagus ketika mengkonsumsi madu tanpa disertai konsumsi minuman manis lainnya. Biasanya di bulan puasa banyak masyarakat banyak melakukan itu. Jika demikian, maka pada akhirnya gula juga akan banyak di tubuh kita.

2.    Mengatasi Perut Kembung

Tidak sedikit orang yang berpuasa merasakan perut yang kembung. Saat pagi juga demikian saat hendak berbuka. Minumlah madu dengan air hangat. Hal ini sangat efektif sekali.
Ketika kembung, Anda pasti disarankan minum air hangat. Itu memang membuang gas dalam tubuh. Ditambah lagi madu yang berfungsi menjaga asam tetap turun. Sehingga perut rasanya tetap enak. Tidak seperti orang kembung.

3.    Meningkatkan Imunitas Tubuh

Kehebatan madu salah satunya adalah kandungan enzim yang terkandung di dalamnya. Kandungan enzim tersebut dari ludah lebah dan sari tumbuh-tumbuhan. Salah satu fungsinya adalah memecah sukrosa, juga berfungsi sebagai antibakteri.
Sehingga melindungi tubuh dari bakteri. Madu murni dan organik mengandung sangat banyak enzim yang bermanfaat bagi tubuh, imbasnya imunitas tubuh akan meningkat drastis.

Hal lain adalah vitamin, dan mineral yang dapat menjaga tubuh dari serangan bakteri. Kandungan antioksidan pada madu dapat melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Hal ini menjadikan ibadah puasa lancar.

4.    Mencegah Konstipasi

Puasa menyebabkan pola makan berubah. Biasanya lambung mendapatkan asupan rutin. Ini berbeda. Maka perubahan pola biasanya akan menyebabkan beberapa kendala seperti kesulitan buang air besar.
Madu diketahui sebagai salah satu terapi pencernaan alami yang ampuh untuk melancarkan buang air besar. Madu apa saja selalu mengandung ini. Terutama madu asli murni terbaik.
Kandungan antiseptic dalam madu akan meningkatkan produksi lendir dalam usus. Sehingga melancarkan buang air besar.
Inilah tips meminum madu di bulan Ramadhan. Juga manfaat minum madu di bulan puasa.

madu kaliandra untuk kecantikan

Manfaat madu kaliandra untuk kecantikan sangatlah populer. Disamping karena madu kaliandra dikenal harum, juga dikenal memiliki cairan kuning seperti layaknya cairan masker kecantikan alami.

Oleh sebab itu pada kesempatan kali ini kami akan mengulas manfaat madu kaliandra untuk kecantikan.

Sifat Madu Kaliandra

Bagi yang belum mengetahui bagaimana madu kaliandra, maka kami akan jelaskan beberapa bagian penting dari madu tersebut.

Madu kaliandra sangatlah manis, itu perbedaan madu kaliandra dibanding madu-madu yang lainnya. Warnanya juga kekunginan seperti kuning telor. Tidak seperti madu pada umumnya yang cenderung coklat keemasan.

Madu kaliandra diambil dari lebah yang menyedot nektar bunga kaliandra. Biasanya warnanya merah, dan dikenal harum. Oleh sebab itu madu kaliandra memiliki bau yang harum, aroma sedap, dan enak ketika dinikmati.

Sedangkan dari kekentalan cenderung khas madu asal Indonesia yang sedikit cair tidak kental. Madu kaliandra juga harganya sedikit mahal, tapi tidak semahal madu klanceng.

Manfaat Madu Kaliandra untuk Kecantikan

Madu kaliandra dikenal sebagai penghasil energi yang baik untuk tubuh. Konon glukosanya lebih tinggi dari fruktosa yang dikandungnya. Karena inilah banyak orang mencari madu ternak tersebut.

Khasiat kedua adalah untuk melancarkan pencernaan. Ini sangat mashur. Terutama untuk terapi sembelit. Sehingga madu ini banyak yang mengkonsumsi untuk menghindari penyakit yang tidak mengenakkan tersebut.

Sedangkan manfaat madu kaliandra untuk kecantikan di antaranya adalah

Madu Kaliandra untuk Jerawat

Madu memiliki sifat mengandung bakteri yang sehat dan alami. Karena itulah ketika diberikan ke wajah akan menghasilkan kulit yang bagus. Tapi dengan catatan kulit Anda tidak alergi. Cobalah terlebih dahulu sedikit di wajah.

Kalau sudah tidak alergi jadikanlah madu tersebut sebagai masker dan diamkan selama beberapa menit. Bisa juga madu kaliandra dicampurkan dengan bahan lain agar membentuk masker yang menyejukkan.

Madu Kaliandra Mencerahkan Kulit 

Madu kaliandra juga bisa difungsikan sebagai pencerah kulit. Melalui terapi dari dalam dan luar. Maksudnya dari dalam adalah dimimun. Sedangkan dari luar adalah melalui penggunaan masker madu alami.

Melembabkan Kulit Yang Kering

Madu kaliandra juga bermanfaat untuk melembabkan kulit yang kering. Namun perbedaannya adalah, madu tidak bisa sebatas untuk masker saja. Pelembaban kulit juga berlangsung dari dalam dengan cara diminum. Sehingga kulit menjadi alami.

Madu Kaliandra Mengatasi Bibir Pecah-Pecah

Nah kalau ingin bukti paling cepat, maka madu digunakan sebagai pengobat bibir yang pecah-pecah. Caranya adalah madu dioles ke bibir. Kami sering melaksanakan ini. Kemudian juga diminum satu hari dua kali. Imbasnya, bibir kita menjadi lebih lembab dan kelihatan lebih natural.


Cara Menggunakan Madu Kaliandra Sebagai Masker

Sudah menjadi pengetahuan umum jika madu mengandung antioksidan, antiseptik, dan antibakterial. Maka orang-orang terdahulu tidak hanya menggunakannya untuk masker wajah, tapi juga tubuh.
Nah kami akan memberikan tips cara menggunakan madu kaliandra untuk masker wajah.

Pertama, bilas muka Anda dengan air hangat untuk membuka pori-pori kulit.

Oleskan madu ke bagian wajah dan diamkan selama sekitar 30 menit.

Terakhir, bilas kembali dengan air hangat, lalu basuh dengan air dingin agar pori-pori wajah Anda kembali tertutup.

Ingat, selalu membasuh wajah dengan air hangat untuk membuka pori-pori kulit. Juga pilihlah madu asli yang tidak mengandung bahan kimiawi.

Jika Anda membutuhkan madu kaliandra murni asli bisa menghubungi kami di 0857-4777-7728.
Atau bisa langsung transaksi di Tokopedia melalui link di foto ini.



Madu Kaliandra Super 320 Gram


Madu Kaliandra Super 450 Gram